Catat Laba Bersih 20 Triliun di 2019, BRI Umumkan Pembagian Deviden

Ilustrasi gambar (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Ditengah menjamurnya industri fintech tanah air, rupanya tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja BRI (Bank Rakyat Indonesia), sepanjang tahun 2019, BRI bahkan mencatatkan laba bersih mencapai Rp 20,6 triliun.

Angka tersebut menandakan kenaikan laba bersih BRI sebesar 27,2% dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 16,2 Triliun atau sekitar Rp 132,2 per lembar saham. Adapun, earning per share (EPS) perseroan pada tahun lalu sebesar Rp 279, naik 6,1 persen dibandingkan EPS pada 2018 sebesar Rp263.

Capaian tersebut dimumkan melalui  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (18/02). Dalam kesempatan tersebut, pihak BRI juga mengumumkan pembayaran dividen sebesar 60 persen dari laba bersih 2019 yang senilai Rp34,4 triliun (sekitar Rp 168,1 per lembar saham).

"Dividen yang BRI berikan pada tahun ini adalah 60 persen dari total laba bersih 2019 Rp34,4 triliun, dan hal tersebut sudah mendapat persetujuan dari para pemegang saham" ungkap Direktur Utama BRI Sunarso.

Dalam kesempatan yang sama pihak BRI juga mengumumkan sejumlah hal, salah satunya yakni memberikan wewenang dan kuasa kepada dewan komisaris, setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari pemegang saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan tantiem, gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya untuk direksi tahun buku 2020.

 

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Populer