Benarkah Penderita Diabetes Boleh Makan Kurma?

Buah kurma (istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Buah kurma identik dengan bulan puasa yang direkomendasikan baik untuk berbuka karena banyak mengandung kalori dan tinggi gula mengingat rasanya yang manis.

Bagi penderita diabetes tentu buah yang berasal dari Timur Tengah itu menjadi momok menakutkan lantaran dikhawatirkan dapat meningkatkan kadar gula darah.

Tapi, ada yang menyebut bahwa penderita diabetes boleh mengonsumsi buah kurma. Namun apakah benar informasi tersebut? Sebelum dijawab, mari simak informasi tentang buah yang juga memiliki nama Phoenix dactyliferous ini.

Kurma berasal dari keluarga tumbuh-tumbuhan palem yang tidak mengandung kolesterol, sangat rendah lemak, kaya serat, antioksidan dan berbagai zat gizi lainnya.

Anda bisa mendapatkan zat besi, kalium, vitamin B, B6, A dan K, tanin, tembaga, magnesium, mangan, niasin, asam pantotenat, dan riboflavin dari kurma.

Hubungan kurma dengan diabetes, 80% berat kurma terdiri dari gula sederhana (fruktosa dan glukosa), dimana jumlah ini jauh lebih tinggi ketimbang buah atau makanan lain.

Inilah yang mungkin memunculkan anggapan bahwa penderita diabetes dianjurkan untuk menghindari kurma.

Namun sayangnya, hasil studi ilmiah justru menyebutkan sebaliknya. Meski kadar gulanya tinggi, konsumsi kurma tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kadar gula darah, termasuk pada penderita diabetes.

Studi yang dimuat dalam Nutrition Journal pada tahun 2011 diungkapkan bahwa lima varian kurma yang diteliti memiliki indeks glikemik rendah, yaitu di rentang 43-53.

Karenanya, kurma tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang signifikan pada penderita diabetes.

Untuk diketahui, indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan atau minuman untuk meningkatkan kadar gula darah. Indeks glikemik dianggap rendah bila angkanya di bawah 55.

Kemudian untuk menjawab pertanyaan apakah boleh penderita diabetes makan kurma, bisa dijelaskan, penderita diabetes diperbolehkan memenuhi 10% kebutuhan kalori totalnya dari gula atau karbohidrat sederhana.

Jadi, mengonsumsi 2-3 buah kurma atau 1 sendok makan kurma potong per hari tidak masalah. Dengan catatan, Anda tidak mengonsumsi makanan atau minuman manis lain dan tetap menjalankan pola makan sehat serta rutin berolahraga  30 menit per hari.

Sebagai informasi, satu sendok makan kurma memberikan jumlah karbohidrat yang setara dengan ¾-1 mangkuk melon.

Nah, terjawab sudah, bagi Anda yang mengalami diabetes mellitus, kini tak perlu ragu lagi untuk mengonsumsi kurma. Buah ini sudah terbukti aman dan sehat.

Terpenting, selama kurma dikonsumsi dalam batas yang wajar, tak lebih dari 3 buah atau satu sendok makan kurma potong per hari.

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Populer