Kampanye Anti Halal, China Gelar Razia Produk Halal di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang

Foto (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Sebagai upaya melawan Ekstimisme, pihak otoritas China menggelar razia produk-produk halal di provinsi Xinjiang yang penduduknya sebagian besar suku uighur yang beragama muslim. 

Razia tersebut juga merupakan bagian dari kampanye 'anti halal' yang dideklarasikan Para pejabat Partai Komunis di Urumqi, ibu kota Xinjiang dan meminta seluruh kadernya mengunggah sumpah '"tren halal sampai akhir" di akun mereka masing-masing, bahkan juga diminta untuk tidak mengakui agama

Dilansir dari laman CNN (Kamis 11/10)  sumpah tersebut berbunyi, "keyakinan saya adalah Marxisme_leninisme. Saya harus mengibarkan bendera tinggi dan bertempur melawan 'tren pan-halal' hingga akhir, bahkan sampai mati!".

Selain itu, Otoritas China juga disebut berencana membuat setiap kantin-kantin kantor pemerintah memiliki masakan yang variatif sehingga para pejabat bisa mencoba "masakan dari berbagai kebangsaan."

Pemerintah China memang mengontrol ketat pergerakan warga di Xinjiang, terutama suku Uighur. Seperti diketahui, Beijing selama ini bahkan menerapkan sejumlah kebijakan yang membatasi hak-hak warga Xinjiang, terutama Muslim, untuk bebas beribadah.

 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

BERITA LAINNYA